Latest Post
22.12.19
Lembayung Karsa
Written By Rohis Smanda Semarang on Sunday, December 22, 2019 | 22.12.19
// Tentang Jiwa yang Mati Rasa Akan Luka //
Ini, kisah ku. Mungkin juga kisahmu,
dan kita semua. Kisah metamorfosis dari kecil hingga mendewasa. Perubahan signifikan yang kadang
kita sendiri tak rasa. Jari-jari tangan penuh cinta turut berperan seiring
tumbuhnya diriku, kamu, dan kita semua. Diikuti senyum tipis. Ibu. Ibu.
Ibu. Perwakilan dari banyaknya sebutan anggun. Iya. Ibu namanya. Gelar
tertinggi yang kelak diemban oleh seluruh kaum hawa di dunia. Bersyukurlah.
Jadi ibu tidak mudah. Susah, lelah, sampai pasrah.
Kita semua tahu, bahwa tak ada satu
pun manusia yang lahir tanpa kerja keras seorang ibu. Wanita tertangguh
sejagaaatt rayaaa. Hehe. Yang setiap harinya namaku, namamu, nama kita semua, tak
pernah absen dari runtutan doanya. Berharap kelak nanti aku, kamu, dan kita
semua jadi manusia berhati, berjiwa, berperasaan. Tak apa bila kelak tak
mengusung gelar, yang ibu harapkan agar jadi manusia berguna. Memiliki kasih
dan sayang yang utuh jadi satu. Tidak hanya setengah-setengah. Hanya kasih,
ataupun hanya sayang.
'menghela
napas sebentar'
Aku lelah bila bicara soal ibu. Tak
akan cukup waktuku. Andai kata aku pun sanggup untuk mengungkap, kalimatnya tak
akan sempurna. Didesak oleh air mata yang memaksa luruh. Bersamaan dengan rasa
kesal penuh. Kesal, mengapa masih membangkang? Aku, kami, dan kita semua, tanpa
sengaja pasti pernah, mengukir luka di hati tulusnya. Berusaha menghapus, namun
tak sampai bersih. Bagaimanapun juga kaca yang pecah bila dirangkai kembali,
wujudnya tak lagi sama sempurna. Namun, kata maaf diam-diam selalu menyelinap.
Terlihat dari sorot matanya yang teduh menatap anak-anaknya.
Untuk
: Istri Ayahku
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ibu.
Aku ingat. Ketika mataku untuk pertama kalinya menatap sejuk senyummu yang
dibasahi air mata haru-mu. Selembut itukah, Bu? Bahkan saat-saat menahan lara
pun, engkau mampu tersenyum dan menangis dalam waktu bersamaan.
Kemudian
menginjak usia balita, engkau mengajariku berbicara, berbahasa dengan baik,
berjalan, mengenal sekitar. Lalu di usia awal sekolah, bapak ibu guru sering
mengingatkan aku dan teman-teman ku untuk belajar mengeja namamu. I-b-u.
Hingga
sekarang aku mendewasa, aku menganalisa makna kata yang kerap aku dan mereka
semua ucapkan. I-b-u. Cukup singkat. Hanya tiga huruf. Tiga huruf yang ketika
berbicara mampu menggetarkan dada dan ketika menangis meresahkan segenap diri.
Maaf
hingga detik ini aku belum sempat mengangkat namamu dengan berbagai aksi
kerenku. Anakmu kini hanya bisa mengingat dirimu, jasamu, berharap agar setiap
langkah, ridho-mu tak pernah terlewat.
Kasih,
sayang, dan cintamu semoga menurun kepada orang-orang yang terlahir dari perut
kuat mu. Yang senantiasa memanusiakan manusia. Tak banyak yang bisa ku beri,
Bu.
Ini
sebait terakhirku. Selembar sajak ini berlaku untuk hidup dan matiku, Bu. Bukan
ketika tanggal dua puluh dua desember saja. Hari ibu untukmu adalah sepanjang hari. Tidak
hanya hari ini saja. Cintaku buatmu sepanjang masa usia orang terdahulu, bukan
sebatas usia senja. Karena buatmu, tak akan ada habisnya.
Wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
manusia
yang semoga saja tahu diri
Anakmu
Label:
Cerpen
21.3.18
After Muslim Gravity 2018
Written By Rohis Smanda Semarang on Wednesday, March 21, 2018 | 21.3.18
Assamu’alaikum
sobat Rohis Smanda.. apa kabar nih? Alhamdulillah proker tahunan Rohis
terbesar, Muslim Gravity sukses dilaksanakan pada hari Rabu, 7 Maret 2018. Hmmm
kali ini kita mengangkat tema “SATU
HATI, SATU JIWA, UMAT MUSLIM BERSAUDARA”
Menarik kan teman-teman? HeheJ
Guest star
kami kali ini adalah ustaz Abdul Kaafi. Siapa sih yang ga tau beliau? Pastinya sudah
pada tau dongg.. yapps pengisi ceramah di salah satu channel swasta, Trans Tv
dalam acara Islam Itu Indah.
Seperti
tahun-tahun sebelumnya, penampil yang ikut meramaikan acara tersebut adalah
juara 1 dan juara 2 Seni Kreasi Musik yang telah dilaksanakan dalam rangka Road
to Muslim Gravity 2018, Nice Voice , Rebana Anjamil , dll. Selain itu, kami
juga membagikan ciput untuk akhwat-akhwat smanda dengan syarat apabila bisa
menjawab pertanyaan dari kami seputar agama islam, maka akan dihadihi ciput dan
stiker.
Berikut kemeriahan
acara Muslim Gravity 2018,
![]() |
| Jamaah Tabligh Akbar Muslim Gravity 2018 |
Dimulai dari
penampilan juara 2 Lomba Seni Kreasi Musik XI MIPA 12 sebagai sajian pertama
dari acara tsb.
Memasuki acara
pembukaan dan menyayikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh siswa
siswi SMA N 2 Semarang, dan dilanjut dengan pembacaan tilawah Al Qur’an dan
sari tilawah.
![]() |
| Pembacaan tilawah dan sari tiawah |
Pada kesempatan kali ini Muslim
Gravity dibawakan oleh MC dari pengurus Rohissmanda semdiri yaitu Muhammad
Rafif Aditya XI MIPA 3 dan Sya’ary Noor Ikhlasul Haq X MIPA 4.
Dalam Muslim
Gravity 2018, pihak Rohissmanda turut mengundang para pejabat daerah setempat
dan memberikan kesempatan untuk sambutan sambutan.
![]() |
| Sambutan Ketua Panitia Mulim Gravity 2018 Abdullah Zidan Haqqoni |
![]() |
| Sambutan Kepala Sekolah Bapak Yuwana M.Kom |
![]() |
| Sambutan Kemenag Kota Semarang |
Dalam beberapa
kesempatan yang lalu yakni 3 Februari 2018 telah dilaksanakan Muslim Gravity
Competition dan pada puncak acara ini dibacakan oleh PJ Muslilm Gravity
Competition Muhammad Nafis Ubaidillah X MIPA 4 berdasarkan hasil keputusan juri
para pemenang lomba antara lain
![]() |
| Pembacaan Pemenang oleh PJ lomba Muslim Gravity 2018 |
Lomba Seni Kreasi Musik
Juara
1 : X IPS 1
Juara
2 : XI MIPA 12
Juara
3 : XI MIPA 8
![]() |
| Para Pemenang Lomba SKM |
Lomba Kaligrafi
Juara
1 : Akmal A.B XI MIPA 3
Juara
2 : Sanintya A. XI IPS 2
Juara
3 : Aziz Wahyu L. XI MIPA 10
Best Sopporter XI MIPA 8
![]() |
| Para Pemenang Lomba Kaligrafi dan Best Supporter |
Lomba Cerdas Cermat Islam
Juara
1 : Nur Aini S. XI MIPA 8
Juara
2 : Fahrel Heiza S. XI MIPA 5
Juara
3 : Ulfah Khoirunnisa X MIPA 8
![]() |
| Para Pemenang Lomba CCI |
Kemudian juga ada penampilan
terbaik dari Juara 1 Seni Kreasi Musik X IPS 1
![]() |
| Penampilan Juara 1 SKM X IPS 1 |
Setelah itu
ada juga penampilan indah dari Nice Voice Smanda
![]() |
| Penampilan Nice Voice Smanda |
Dan penyajian
memukau dari Rebana Anjamil Hidayat Smanda yang berhasil membuat penonton
tertarik dan menikmati penampilan tsb.
![]() |
| Penampilan Anjamil Hidayat Smanda |
Acara sangat
berjalan lancar hingga inti acara yaitu tausiyah Ustadz Abdul Kaafi dalam
ceramah yang berdurasi kurang lebih 1 jam beliau menyampaikan atau sharing
beberapa hal berikut.
![]() |
| Ustadz Abdul Kaafi |
·
Lunturnya
nilai islami
Generasi muda
jaman sekarang sudah mulai luntur nilai nilai islamnya. Bisa dilihat salah satu
contoh sekarang kalau dimasjid yang adzan yang iqamah yang imam yang menjaga
kebanyakan aki aki. Padahal mereka sudah tua. Seharusnya anak muda yang peka mereka menggantikan posisi yang sudah
diisi oleh aki aki tersebut.
·
Semangat
Belajar Berjuang Bertaqwa
Kita sebagai
generasi muda harus terus belajar dan mencari ilmu juga mendalaminya. Semua
sudah diatur dalam hadis rosulullah, kita tinggal mencari hadis tersebut dan
mempelajarinya. Karena kedalaman ilmu sangatlah penting. Kita ingin melakukan
sesuatu, menyeleseikan persoalan persoalan harus pakai ilmu. Jangan asal.
Sehingga wawasan kita luas dan dapat menyeleseikan problematika kehidupan.
Seperti contohnya, saya pernah ditanya: ustad mengapa kalau kita solat duduk
tahytul akhir yang diacungkan harus tangan telunjuk bukan tangan jempol.
Ternyata, dibalik semua itu ada makna atau hikmat tersendiri. Kita dianjurkan untuk mengacungkan tangan
telunjuk karena ketika kita mengacungkan telunjuk ada syaraf yang terhubung
dengan seluruh tubuh dan itu dapat melancarkan peredaran darah ,
Diangkatnya jari telunjuk saat
shalat agar terkumpul isyarat TAUHID dalam dirinya baik secara keyakinan,
ucapan dan perbuatan.
Contoh lain ketika kita
mengucapkan salam. Dalam pengetahuan kita, mengucapkan salam sunnah hukumnya
namun menjawab salah wajib hukumnya. Namun, ketika kita tidak dilandasi
ilmu, semua menjawab salam, jita anggap
wajib. Padahal ada beberapa salam yang tidak wajib dijawab salah satunya salam
buat orang yang sudah meninggal, salam waktu masuk kuburan. Kalau kita menjawab
salam tersebut, sama saja kita didoakan buat mati. Kemudian salam ketika solat.
Ketika imam tahyat akhir, kemudian mengakhiri solatnya dengan salam, kita
sebagai ma' mum tidak wajib menjawab. Kalu kita tidak dilandasi dengan ilmu,
kita bisa saja mengira ketika imam salam kita salamnya menjawab waalaikumusslam,
padahal itu dapat membatalkan solat karena tidak sesuai tuntunan nabi.
·
Kunci Sukses
Banyak
diantara kita yang ingin sukses. Salah satu kunci sukses yaitu dengan
mendekatkan diri kepada Allah, berusaha, berdoa, dan pasrahkan semua hasilnya
kepada Allah. Perbanyak membaca Alquran, berdoa agar dibangunkan di sepertiga malam,
insyaAllah kita bisa meraih apa yang kita inginkan.
·
Lunturnya
Akhlaqul Karimah
Zaman sekarang
sudah mulai krisis akhlaqul karimah, sudah digerogoti dengan 3F yaitu
1. Food(makanan)
= Adanya makanan barat yang
mulai menjajah makanan lokal.
2. Fashion(pakaian) = Pakaian yang mulai meniru bangsa
barat, perubahan tersebut dapat menurunkan iman kita.
3. Fun(hiburan) =
bangsa barat menciptakan game online yang dapat melalaikan kewajiban kita,
seperti sholat, mengaji, dll.
Ustaz Abdul Kaafi berpesan agar
akhlak kita tidak hilang, marilah belajar agama. Dengan belajar agama kita
dapat mengetahui pertanyaan yang benar dan jawaban yang benar. Sebab akhlakul
karimah yang dibangun dengan ibadah itu yang utama.
Terimakasih sudah berpartisipasi,
semoga postingan ini bermanfaat. Jazakumullah katsiran
SALAM UKHUWAH !!!
Wassalamu’alaikum warahmatullah
wabarakatuhJ
![]() |
| Foto bersama Pengurus Rohissmanda bersama Ustadz Abdul Kaafi |
17.2.18
Nahhh, dalam rangka mewujudkan visi dan misi SMA N 2 Semarang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seluruh siswa kepada Tuhan YME, Rohissmanda mengadakan Muslim Gravity Competition. Acara tersebut merupakan bentuk kegiatan Road To Muslim Gravity 2018. Lomba tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu 3 Februari 2018 dalam acara itu terbagi menjadi 4 lomba untuk siswa siswi kelas X dan XI antara lain
Aspek yang dinilai para juri adalah kaidah penulisan, kombinasi warna, keindahan, kerapian, dan kebersihan.
Juara Kaligrafi
4. Best Supporter
Lomba lomba di atas selalu punya supporter atau dukungan dari kelas masing masing untuk selalu memeriahkan acara. Best Supporter jatuh kepada XI MIPA 8.
SELAMAT BAGI PARA PEMENANG!!!, bagi yang belum menang bisa mencoba pada kesempatan berikutnya pada tahun 2019.
Road To Muslim Gravity 2018
Written By Rohis Smanda Semarang on Saturday, February 17, 2018 | 17.2.18
Muslim
Gravity Competition
Assalamu'alaikum
sobatttttt:)
Di sini admin mau ngasih tau nih, rangkaian kegiatan menuju Muslim gravity 2018.
Di sini admin mau ngasih tau nih, rangkaian kegiatan menuju Muslim gravity 2018.
Yuk
baca artikel berikut:))
Apa
sih Muslim Gravity itu? Muslim Gravity adalah program kerja tahunan Rohis SMA N
2 Semarang dalam bentuk kajian akbar. Acara ini dihadiri oleh guru, siswa siswi muslim SMA N 2 Semarang dan tamu undangan dari rohis se-kota Semarang.
Nahhh, dalam rangka mewujudkan visi dan misi SMA N 2 Semarang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seluruh siswa kepada Tuhan YME, Rohissmanda mengadakan Muslim Gravity Competition. Acara tersebut merupakan bentuk kegiatan Road To Muslim Gravity 2018. Lomba tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu 3 Februari 2018 dalam acara itu terbagi menjadi 4 lomba untuk siswa siswi kelas X dan XI antara lain
Lomba yang dilaksanakan di aula graha
widyatama Sabtu kemarin merupakan lomba
yang sangat bergengsi dengan mengusung tema satu rasa, satu jiwa, umat muslim
bersaudara. Dari lomba tersebut diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiyyah
(umat muslim) dan ukhuwah basyariyah (umat manusia), selain itu juga
meningkatkan kerja sama antar tim lomba tersebut. Keserasian irama, teknik
vokal dan keindahan dalam penampilan menjadi aspek penilaian lomba ini.
Lomba tersebut menghadirkan juri juri yang berkompeten di bidang musik diantaranya
Juri I : Nanda Ari Fatahillah dari Universitas Diponegoro.
Prestasi Juri > Medali emas kategori Mixed Sacred Music, dan Folklore pada 5th Canta Al Mar 2016, Barcelona, Spanyol.
Juri II : Yusril Rida Pratama dari Universitas Negeri Semarang.
Lomba tersebut menghadirkan juri juri yang berkompeten di bidang musik diantaranya
Juri I : Nanda Ari Fatahillah dari Universitas Diponegoro.
Prestasi Juri > Medali emas kategori Mixed Sacred Music, dan Folklore pada 5th Canta Al Mar 2016, Barcelona, Spanyol.
Juri II : Yusril Rida Pratama dari Universitas Negeri Semarang.
Prestasi Juri > Medali Perak SDGNFC 2015.
Juri III : Bapak Ahmad Munif ( Pembina Rebana Anjamil Hidayat SMA N 2 SMG)
Aspek yang dinilai para juri adalah harmonisasi, irama, tempo, teknik vokal, ekspresi, penghayatan, dan kekompakan.
Dari lomba tersebut berhasil terpilihnya juara 1,2, dan 3.
Juara 1 : X IPS 1
Juri III : Bapak Ahmad Munif ( Pembina Rebana Anjamil Hidayat SMA N 2 SMG)
Aspek yang dinilai para juri adalah harmonisasi, irama, tempo, teknik vokal, ekspresi, penghayatan, dan kekompakan.
Dari lomba tersebut berhasil terpilihnya juara 1,2, dan 3.
Juara 1 : X IPS 1
Juara
2 : XI MIPA 12
Juara
3 : XI MIPA 8
Rohissmanda
juga memberikan kesempatan kepada juara 1(X IPS 1) untuk tampil dalam acara Muslim Gravity tanggal 7 Maret 2018.
2. Lomba Cerdas Cermat
Islam (CCI)
Lomba yang dilaksanakan di ruang Audio
Visual SMA 2 ini diharapkan dapat
meningkatkan pengetahuan seputar Islam yang Rahmatan Lil Alamin bagi Nusantara,
selain itu juga menyaring bakat untuk mengikuti lomba CCI ditingkat yang lebih
tinggi sehingga dapat membanggakan SMA N 2 Semarang. Aamiin.
Juara Lomba CCI
![]() |
| Lomba Cerdas Cermat Islam |
Juara
1 : Nur Aini ( XI MIPA 8 )
Juara
2 : Fahrel H.I. ( XI MIPA 5 )
Juara
3 : Ulfah Khairunnisa ( X MIPA 8 )
3. Lomba Kaligrafi
Lomba yang diselenggarakan di ruang X MIPA
8 dan 9 ini sangat identik dan penuh
nuansa islami karena pasalnya dalam kaligrafi terdapat ayat Al-Qur'an ataupun
hadits dan petuah berbahasa arab lainnya. Lomba ini dapat meningkatkan
kreativitas seni dan diharapkan peserta lomba ini dapat mengembangkan bakatnya.
Aamiin.
Juri Lomba kaligrafi kali ini yaitu berasal dari GURU SMANDA sendiri yaitu
Juri I : Bapak Khoiri
Juri II : Bapak M. Agus Budi
Juri III : Bapak Sumarno SR
Juri Lomba kaligrafi kali ini yaitu berasal dari GURU SMANDA sendiri yaitu
Juri I : Bapak Khoiri
Juri II : Bapak M. Agus Budi
Juri III : Bapak Sumarno SR
Aspek yang dinilai para juri adalah kaidah penulisan, kombinasi warna, keindahan, kerapian, dan kebersihan.
![]() |
| Lomba Kaligrafi |
Juara Kaligrafi
Juara 3.
= Aziz Wahyu Laksono XI MIPA 10
![]() |
| Karya Aziz Wahyu Laksono |
Lomba lomba di atas selalu punya supporter atau dukungan dari kelas masing masing untuk selalu memeriahkan acara. Best Supporter jatuh kepada XI MIPA 8.
SELAMAT BAGI PARA PEMENANG!!!, bagi yang belum menang bisa mencoba pada kesempatan berikutnya pada tahun 2019.
Semua
hadiah lomba akan dibagikan pada acara Muslim Gravity 2018.
Alhamdulillah acara Muslim Gravity Competition dapat berjalan baik.
Semua itu karena Kebesaran Allah SWT. sehingga hasil kerja keras dan kerja sama dari panitia lomba Muslim Gravity, seluruh pengurus Rohissmanda 2017/2018, juga partisipasi seluruh peserta lomba siswa siswi SMA N 2 SMG berjalan dengan lancar.
Road To Muslim Gravity 2018
Alhamdulillah acara Muslim Gravity Competition dapat berjalan baik.
Semua itu karena Kebesaran Allah SWT. sehingga hasil kerja keras dan kerja sama dari panitia lomba Muslim Gravity, seluruh pengurus Rohissmanda 2017/2018, juga partisipasi seluruh peserta lomba siswa siswi SMA N 2 SMG berjalan dengan lancar.
![]() |
| Foto bersama seluruh pengurus Rohissmanda 2017/2018 setelah lomba |
Banyak
kegiatan seru, menarik, bermanfaat deh dalam acara itu. Dari panitia nya juga
sudah banyak berjuang untuk mengadakan big event itu.
Jadi,
nantikan ya akhi wa ukhti Muslim Gravity 7 Maret 2018.
Syukron katsir. :)))
Wassalamu'alaikum
Syukron katsir. :)))
Wassalamu'alaikum
11.1.18
Nah teman-teman, kapan nih kita harus bersyukur? SELAMA KITA MASIH BERNAFAS! (oke kalem). Terus kenapa kita harus selalu bersyukur? Apa manfaat dari bersyukur itu? Gini saudaraku,
“Dan sungguh orang-orang yang bersyukur akan kami beri ganjaran” (QS. Al Imran: 145).
Imam Ath Thabari menafsirkan ayat ini dengan membawakan riwayat dari Ibnu Ishaq, “Maksudnya adalah, karena bersyukur, Allah memberikan kebaikan yang Allah janjikan di akhirat dan Allah juga melimpahkan rizki baginya di dunia” (Tafsir Ath Thabari, 7/263).
Syukur kunci ketenangan hati
Written By Rohis Smanda Semarang on Thursday, January 11, 2018 | 11.1.18
Assalamu’alaikum W.W. akhi wa ukhti
Apa kabar nih? Semoga tetap dalam lindungan Allah swt.
aamiin.
Kali ini kita akan membahas tentang bersyukur. Semoga
bermanfaat temen-temen ^_^
Bersyukur merupakan perbuatan yang patut untuk kita lakukan,
karena di dalam rasa bersyukur, kita menghargai dan menghormati Kebesaran Allah
yang sudah diberikan pada kita. Terus apakah kita hanya mengucap kalimat
Alhamdulillah untuk bersyukur? Tentu tidak karena dalam bersyukur yang
sesungguhnya kita harus mencakup 3 aspek.. apa saja si aspek itu? Yuk simak
dengan baik ya.
3 Aspek dalam bersyukur adalah
- 1. Aspek Hati
Hati merupakan penasehat dalam diri kita,
hati nurani selalu menunjukkan jalan kebenaran, hati pun menjadi jalan pertama
Allah dalam menyampaikan hidayah kepada seluruh manusia. Begitu juga dalam
bersyukur kita penuhi hati dengan rasa syukur.
- 2. Aspek lisan
Lisan juga menjadi faktor yang terlihat dalam
bersyukur karena bersyukur lisan kita mengucapkan kalimat
"Alhamdulillah" itu dapat terjadi secara otomatis jika kita terbiasa
mengucap kalimat Thoyyibah.
- 3. Aspek fisik
Bersyukur dalam bentuk fisik lebih menuju
kepada pengamalan kita dalam beraktivitas sehari-hari. Bersyukur secara fisik
ini dapat melibatkan orang lain ataupun hanya diri sendiri. Sebagai contoh kita
berbagi rezeki kepada tetangga, berbagi ilmu, berbagi pengalaman, dan hajat
syukuran atas nikmat yang telah diterima orang tersebut. Itu semua kembali
kepada niat kita untuk bersyukur.
Seperti dalam surah Al Luqman ayat 12
َََูููุฏْ ุขุชََْููุง ُْููู
َุงَู ุงْูุญِْูู
َุฉَ ุฃَِู
ุงุดُْูุฑْ َِِّููู ۚ َูู
َْู َูุดُْูุฑْ َูุฅَِّูู
َุง َูุดُْูุฑُ َِْูููุณِِู ۖ َูู
َْู
ََููุฑَ َูุฅَِّู ุงََّููู ุบٌَِّูู ุญَู
ِูุฏٌ
"Dan sungguh, telah Kami berikan
hikmah kepada Lukman, yaitu, ”Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa
bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya
sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah
Mahakaya, Maha Terpuji." (QS. Al Luqman: 12)
3 aspek itu yang menjadi kan hati kita
semakin tentram dalam bersyukur. ^_^
Orang-orang yang bersyukur kepada Allah tentu memiliki jiwa yang ikhlas
dalam melakukan dan menerima sesuatu. Orang-orang yang bersyukur tentu tidak
suka berkeluh kesah atas kekurangan-kekurangan atau hal-hal tidak
menyenangkannya. Orang-orang bersyukur tentu lebih sabar daripada mereka yang
tidak bersyukur. Memang untuk bisa bersyukur kita perlu kesabaran. Untuk
bersabar kita perlu keikhlasan.
Dengan kata lain, syukur, sabar dan ikhlas sesungguhnya saling berkaitan. Maka dalam ilmu tasawuf, syukur adalah suatu maqom atau tingkatan yang sangat tinggi yang hanya bisa dicapai oleh mereka yang telah berhasil mencapai kompetensi tinggi dalam hal spiritualitas. Dari sinilah kemudian muncul konsep kecerdasan spiritual. Kecerdasan ini hanya bisa dicapai melalui latihan-latihan yang sering disebut dengan riyadhah. Hal ini berbeda dengan kecerdasan intelektual yang bisa diterima seseorang secara genetis tanpa melaui latihan-latihan tertentu.
Dengan kata lain, syukur, sabar dan ikhlas sesungguhnya saling berkaitan. Maka dalam ilmu tasawuf, syukur adalah suatu maqom atau tingkatan yang sangat tinggi yang hanya bisa dicapai oleh mereka yang telah berhasil mencapai kompetensi tinggi dalam hal spiritualitas. Dari sinilah kemudian muncul konsep kecerdasan spiritual. Kecerdasan ini hanya bisa dicapai melalui latihan-latihan yang sering disebut dengan riyadhah. Hal ini berbeda dengan kecerdasan intelektual yang bisa diterima seseorang secara genetis tanpa melaui latihan-latihan tertentu.
Tanda-tanda orang yang bersyukur adalah :
- · Selalu mengingat nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Kita tidak mungkin dapat menghitung nikmat yang kita terima dari Allah SWT saking banyaknya nikmat tersebut. Namun, selalu mengingat sebagian nikmat tersebut akan membawa kita pada rasa syukur
- · Selalu melihat ke bawah untuk urusan duniawi. Dengan melihat ke bawah, kita akan mengetahui bahwa kita jauh lebih beruntung dan jauh lebih kaya dibandingkan jutaan manusia di muka bumi ini. Banyak saudara kita yang tidak dapat makan, tidak memiliki tempat tinggal, menderita penyakit parah, hidup di daerah konflik, atau mengalami musibah bencana alam. Dibandingkan dengan mereka, bukankah apa yang ada pada diri kita jauh lebih baik? Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersyukur bukan?
- · Menunjukkan Rasa Syukur dalam Bentuk Ketaatan kepada Allah.
َََูููุฏْ َูุตَุฑَُูู
ُ
ุงَُّููู ุจِุจَุฏْุฑٍ َูุฃَْูุชُู
ْ ุฃَุฐَِّูุฉٌ ۖ َูุงุชَُّููุง ุงََّููู َูุนََُّููู
ْ
ุชَุดُْูุฑُูู َ
"Allah telah menolong kamu dalam
peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah.
Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya” (QS. Ali
Imran: 123).
- · Selalu mengucapkan alhamdulillah. Ucapan alhamdulilllah yang kita ucapkan setiap kali mendapatkan karunia dari Allah akan mengingatkan kita betapa Allah adalah Maha Pengasih dan Penyayang, yang selalu memberikan yang terbaik bagi hambanya.
- · Membiasakan diri untuk mengucapkan terima kasih. Ucapan terima kasih yang kita ucapkan setiap kali menerima kebaikan dari orang akan membiasakan kita untuk senantiasa bersyukur atas hal baik yang kita terima.
Nah teman-teman, kapan nih kita harus bersyukur? SELAMA KITA MASIH BERNAFAS! (oke kalem). Terus kenapa kita harus selalu bersyukur? Apa manfaat dari bersyukur itu? Gini saudaraku,
- · Mendapat ganjaran di dunia dan akhirat.
َูุณََูุฌْุฒِู ุงูุดَّุงِูุฑِูู َ
“Dan sungguh orang-orang yang bersyukur akan kami beri ganjaran” (QS. Al Imran: 145).
Imam Ath Thabari menafsirkan ayat ini dengan membawakan riwayat dari Ibnu Ishaq, “Maksudnya adalah, karena bersyukur, Allah memberikan kebaikan yang Allah janjikan di akhirat dan Allah juga melimpahkan rizki baginya di dunia” (Tafsir Ath Thabari, 7/263).
- · Sistem kekebalan yang lebih sehat. Rasa syukur juga dikatakan berkaitan dengan optimisme sehingga mendorong sistem kekebalan tubuh menjadi lebih sehat..
- · Mencegah emosi negatif akibat datangnya musibah. WebMD melaporkan bahwa musibah dapat mendorong munculnya rasa syukur dan hal itu dapat meningkatkan perasaan saling memiliki sekaligus menurunkan stres.
- · Nilai akademis yang lebih baik. Siswa sekolah menengah yang pandai bersyukur terbukti memiliki nilai akademik yang lebih bagus, termasuk dalam hal integrasi sosial dan kepuasan terhadap hidup daripada rekan-rekan mereka yang kurang bersyukur.
- · Tidur lebih nyenyak. Menuliskan berbagai hal yang patut disyukuri sebelum beranjak tidur dapat membantu seseorang tertidur lebih nyenyak.
Tips Agar Menjadi Orang yang Bersyukur
·
Qana’ah
Senantiasa merasa cukup atas nikmat yang ada pada diri kita
membuat kita selalu bersyukur kepada Allah.
·
Sujud Syukur
Salah satu cara untuk mengungkapkan rasa syukur ketika
mendapat kenikmatan yang begitu besar adalah dengan melakukan sujud syukur.
Berdzikir dan memuji Allah adalah bentuk rasa syukur kita
kepada Allah.
“Allahumma ashbaha bii min ni’matin au
biahadin min khalqika faminka wahdaka laa syariikalaka falakal hamdu wa lakasy
syukru.”
(Ya Allah, atas nikmat yang Engkau berikan kepada ku hari
ini atau yang Engkau berikan kepada salah seorang dari makhluk-Mu, maka sungguh
nikmat itu hanya dari-Mu dan tidak ada sekutu bagi-Mu. Segala pujian dan ucap
syukur hanya untuk-Mu)
Nah teman-teman, sekarang udah tau kan bersyukur itu apa?
Tanda-tanda yang yang bersyukur itu seperti apa? Kapan saja kita harus
bersyukur? Apa manfaatnya? Dan tips agar
kita selalu bersyukur. Maka dari sini kita dapat menyimpulkan bersyukur adalah
tidak hanya dalam pikiran dan ucapan tapi juga harus disertai tindakan.
Bersyukur dalam pikiran dan kata-kata adalah titik awal yang baik. Namun
kekuatan sebenarnya dari rasa syukur datang ketika kita memasukkannya ke dalam
tindakan. barakallah..
Semoga bermanfaat ^_^
Wassalamu’alaikum W.W.
10.6.17
Kayfa haluk? Afwan ya, baru bisa posting blog Rohis ini.
Alhamdulillah, proker tahunan Rohis, Muslim Gravity 2017 sudah sukses dilaksanakan pada Kamis, 9 Maret 2017, bertepatan dengan 10 Jumadil Akhir 1438 H. Tema yang diangkat pada Muslim Gravity tahun ini adalah "Menciptakan Jati Diri Islami untuk Membangun NKRI".
Ada banyak penampilan yang turut meramaikan Muslim Gavity tahun ini, diantaranya penampilan dari juara lomba SKM, Nafafira Voice, grup Rebana Anjamil Hidayat, tilawah, serta tak lupa pembicara sekaligus guest star kita, Ustadz Subki al-Bughury.
Ada pula stand dari salah satu departemen di Rohis yaitu stand An-Nisa. Di stand ini kami membagi-bagi ciput gratis serta stkikernya. Wahh, yang akhwat udah pada berburu. Tak lupa hasil lomba kaligrafi juga dipajang di depan Graha Widyatama.
Di postingan sebelumnya sudah disampaikan para pemenang lomba, bukan? Selamat ya, untuk para juara. Terima kasih juga sudah turut berpartisipasi di proker-proker Rohis. Semoga bermanfaat, dan ini dia dokumentasi Muslim Gravity 2017 :)
Jazakumullahu katsiran, Wassalamu'alaikum :))
Muslim Gravity 2017
Written By Rohis Smanda Semarang on Saturday, June 10, 2017 | 10.6.17
Assalamu'alaikum, Akhi wa Ukhti^^
Kayfa haluk? Afwan ya, baru bisa posting blog Rohis ini.
Alhamdulillah, proker tahunan Rohis, Muslim Gravity 2017 sudah sukses dilaksanakan pada Kamis, 9 Maret 2017, bertepatan dengan 10 Jumadil Akhir 1438 H. Tema yang diangkat pada Muslim Gravity tahun ini adalah "Menciptakan Jati Diri Islami untuk Membangun NKRI".
Ada banyak penampilan yang turut meramaikan Muslim Gavity tahun ini, diantaranya penampilan dari juara lomba SKM, Nafafira Voice, grup Rebana Anjamil Hidayat, tilawah, serta tak lupa pembicara sekaligus guest star kita, Ustadz Subki al-Bughury.
Ada pula stand dari salah satu departemen di Rohis yaitu stand An-Nisa. Di stand ini kami membagi-bagi ciput gratis serta stkikernya. Wahh, yang akhwat udah pada berburu. Tak lupa hasil lomba kaligrafi juga dipajang di depan Graha Widyatama.
Di postingan sebelumnya sudah disampaikan para pemenang lomba, bukan? Selamat ya, untuk para juara. Terima kasih juga sudah turut berpartisipasi di proker-proker Rohis. Semoga bermanfaat, dan ini dia dokumentasi Muslim Gravity 2017 :)
Jazakumullahu katsiran, Wassalamu'alaikum :))



























































